Sabtu, 09 Februari 2013

TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN


TUJUAN Program Keahlian TKJ:
Tujuan program keahlian Teknik Komputer dan Jaringan membekali peserta didik dengan ketrampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten dalam :
  1. Instalasi perangkat komputer personal dan menginstal sistem operasi dan aplikasi
  2. Instalasi jaringan lokal (Local Area Network)
  3. Konfigurasi Jaringan Komputer Lokal
  4. Sistem Operasi Jaringan
  5. Instalasi Perangkat Jaringan Berbasis Luas (Wide Area Network)
  6. Konfigurasi Jaringan berbasis Luas (Wide Area Network)
  7. Operating Sistem Server
  8. Administrasi Server dalam Jaringan
  9. Web database
  10. Perancangan Wide Area network.
URAIAN TUGASPROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN
1. Kepala Sekolah
  1. Mengarahkan ketua program di dalam  menentukan kegiatan program
  2. Memberikan kebijaksanaan / langkah – langkah yang dilakukan oleh ketua program
  3. Penanggung  jawab pelaksanaan program secara umum
2. Ketua
  1. Mengarahkan dan menentukan kegiatan program
  2. Membuat program kerja kegiatan program akuntansi
  3. Menentukan  kebijaksanaan / langkah – langkah yang dilakukan untuk kegiatan program akuntansi
3. Sekretaris
  1. Mengarahkan ketua program di dalam  menentukan kegiatan program
  2. Menyusun dokumen dan arsip
  3. Mengadministrasikan semua kegiatan program Keahlian TKJ
4. Bendahara
  1. Mengelola keuangan apabila ada kegaitan program
  2. Membuat pertangung jawaban keuangan
5. Anggota
  1. Membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan program
  2. Melancarkan kegiatan program dengan adanya  ide-ide dan masukan-masukan yang positif
KODE ETIKPROGRAM KEAHLIAN TEKNOLOGI KOMPUTER DAN JARINGAN
Kami siswa Program Keahlian  Teknologi Komputer dan Jaringan adalah insan yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa berjanji :
  1. Menjalankan ibadah sesuai dengan perintah agama yang dianut
  2. Mengamalkan Pancasila dan UUD 1945 di kehidupan sehari-hari
  3. Giat belajar untuk mencapai prestasi yang semaksimal mungkin
  4. Menjunjung tinggi nama baik Program Keahlian Teknologi Komputer dan Jaringan
  5. Senantiasa akan menjalankan peraturan akademik, tata tertib sekolah, dan tata tertib program keahlian TKJ  untuk membentuk kedisiplinan diri
  6. Senantiasa akan mengembangkan diri di bidang Teknologi dan Informasi Komunikasi dalam rangka membentuk calon tenaga kerja yang Profesional. 
TATA TERTIBPROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN ISLAMIC CENTRE NAHDLATUL WATHAN BATAM
  1. Berpakaian seragam profesi setiap hari Rabu – Kamis
  2. Berpenampilan sebagai yang mencerminkan pegawai / karyawan di bidang Teknologi Informasi
  3. Menggunakan dan menjaga peralatan mesin-mesin perkantoran dengan penuh rasa tanggung jawab
  4. Menghidupkan dan mematikan peralatan praktek elektrik sesuai dengan prosedur
  5. Dilarang membawa makanan dan minuman di ruang praktek.
Peraturan Akademik Program Keahlian Teknik Komputer Jaringtan (TKJ) :
  1. Siswa wajib memenuhi administrasi sekolah paling akhir setiap bulannya pada tanggal 10
  2. Siswa wajib dan menyelesaikan seluruh program Diklat (Mata pelajaran Produktif) pada setiap tingkat
  3. Siswa dapat menempuh ulangan harian, tes semester, uji kompetensi apabila kehadiran siswa minimum 90%, kecuali ketidak hadirannya ada surat ijin
  4. Siswa dikatakan kompeten apabila nilai mata pelajaran produktif minimal 70
  5. Siswa yang belum kompeten dapat melakukan program remidiasi sampai nilainya mencapai 70

Minggu, 03 Februari 2013

KURIKULUM 2013: UN SMK Dilaksanakan Saat Kelas XI, Persiapan Harus Matang

Sumber : http://www.solopos.com Rencana rancangan kurikulum 2013 membawa sejumlah perubahan, di antaranya ujian nasional (UN) sekolah menengah kejuruan (SMK) tidak dilaksanakan di kelas XII, melainkan di kelas XI. Perubahan ini ditanggapi sejumlah pengelola sekolah yang meminta adanya penyesuaian dan sosialisasi terus menerus dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).Kepala SMK Negeri 8 Solo, Ties Setyaningsih, menjelaskan perubahan kurikulum itu perlu disikapi sekolah dengan persiapan agar guru dan siswa tidak kaget ketika menjalankan kebijakan baru itu. Pasalnya jika tidak ada sosialisasi dan persiapan, diperkirakan implementasi kebijakan di lapangan akan semrawut. “Secara pribadi saya sepakat dengan rencana itu, jadi pada kelas XII siswa sudah fokus dalam pengembangan kompetensi,” jelasnya kepada Solopos.com, Selasa (4/12/2012).
Untuk itu dia pun akan segera mempersiapkan strategi agar semua masyarakat sekolah dapat beradaptasi dengan perubahan itu. Biasanya sekolah mempersiapkan siswa di kelas XII dengan memberikan tambahan jam pelajaran yang diuji saat UN. “Kalau diajukan, berarti persiapan dimulai kelas XI,” imbuhnya.
Sementara itu, pakar pendidikan Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Furqon Hidayatullah, menjelaskan dengan kebijakan UN itu siswa SMK akan lebih fokus dalam meningkatkan keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja. Karena dia menilai yang terpenting di SMK adalah penguasaan vokasi. “Terlepas siswa akan bekerja di mana, kompetensi dan keterampilan mereka harus tinggi,” jelasnya.
Furqon menambahkan karena kebijakan itu tidak berlaku surut, maka sekolah masih memiliki waktu untuk mempersiapkan siswa dan guru dalam menghadapi UN di kelas XI. Menurutnya kemungkinan besar perubahan ujian itu akan mulai dilaksanakan pada tahun ajaran 2014/2015. Furqon menganggap hal itu bisa dijadikan sebagai momentum yang tepat untuk memperbaiki kualitas pendidik dan tenaga pendidik di Indonesia. “Dengan kebijakan baru, diharapkan ada peningkatan kualitas guru. Itu bisa dimulai dengan perbaikan sistem rekruitmen guru,” imbuhnya.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menegaskan perubahan kurikulum mulai 2013 akan dilakukan di setiap jenjang pendidikan. Khusus SMK, jenis keahlian akan disesuaikan dengan kebutuhan pasar atau tren saat ini. Namun, keseluruhan siswa SMK di tiap jurusan akan mendapatkan mata pelajaran umum. “Perubahan terbaru adalah UAN [Ujian Akhir Nasional] SMK tidak di kelas III tetapi di kelas II. TUjuannya, saat kelas III siswa konsentrasi menimba keterampilan dan ikut uji kompetensi,” papar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhammad Nuh, di Jogja akhir pekan lalu.

Jumat, 01 Februari 2013

Visi dan Misi

IDENTITAS SEKOLAH



Jenis Sekolah
:
SMK
Nama Sekolah
:
SMK Islamic Centre Nahdlatul Wathan
N S S
:

N P S N
:

Alamat Sekolah
:
Jl KH Ahmad Dahlan Kampung Bukit Tanjung Riau
Status Sekolah
:
Swasta
Status Akreditasi Sekolah
:

Status Standart Sekolah
:
Nasional
Waktu Penyelenggaraan
:
Kombinasi
Gugus Sekolah
:

Kurikulum yang digunakan
:
K T S P
Tahun Pendirian Sekolah
:
2012
Nomor/Tgl SK Terakhir Status Sekolah
:

SK Izin Pendirian Sekolah dari Kanwil SepDikNas / DisDik / Depag
:

Alamat Website Sekolah :

Email Sekolah
:
smkicnwbatam@gmail.com



VISI :
SMK “ Islamic Centre Nahdlatul Wathan” sebagai pusat pendidikan science, teknologi dan pengembangan keperibadian peserta didik yang profesional serta mampu bersaing di era global dengan berlandaskan Iman dan Taqwa.

MISI :
1.      Mengembangkan kegiatan pendidikan keahlian dengan model-model pembelajaran yang mengarah kepada pembekalan Life Skill dan mempunyai akuntabilitas publik.
2.      Membina siswa yang menguasai bahasa International (bahasa Arab dan Inggris), kuat Iman, berjiwa kewirausahaan dan unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi.
3.      Melahirkan Lulusan yang berkualitas integratif, memahami Ilmu keislaman secara syumuliyah dalam rangka li I’laai kalimatillahi wa izzil islami wa al-muslimin.
4.      Membentuk peserta didik menjadi manusia yang islami, bersosial, berdakwah dan berkewirausahaan
5.      Meningkatkan Ketrampilan pesrta didik dalam bidang kewirausahaan / Life Skill sehingga Menghasilkan Out put dan Out come yang optimal dan mampu bersaing dengan lulusan sekolah lain

TUJUAN SMK ISLAMIC CENTRE
1.      Menjadikan SMK “ Islamic Centre Nahdlatul Wathan” sebagai wahana peserta didik dalam memperkuat akidah Islam dan memperdalam penguasaan sains dan teknologi
2.      Menghasilkan Peserta didik yang Lulusannya Profesional di Bidang keahlian, Agama, Sains Dan Teknologi sehingga menjadi manusia bermanfaat dan siap pakai dimana dan kapan saja.
3.      Menghasilkan peserta didik menjadi tenaga kerja profrsional dibidang keahliannya masing-masing dengan mengembangkan dirinya untuk melakukan usaha secara mandiri sehingga mampu berkompetensi ditingkat regional maupun nasional






 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Macys Printable Coupons